Rabu, 18 Januari 2017

Belajarlah Pada Langit



Hari ini, di medsos semua orang mengklaim bahwa dirinyalah yang paling mencintai NKRI, paling nasionalis, paling toleran.

Di kehidupan nyatapun demikian, tak sedikit orang yang seakan menepuk dada. Ini karya saya, ini karena saya, ini prestasi saya, besar karena saya, dia seperti sekarang berkat bantuan saya.

Ini penyakit, kawan. Dalam kacamata dunia, segala sesuatu itu terjadi atas kerja banyak variabel, dan  mungkin kita salah satu sebabnya. Dalam kacamata akhirat, sesuatu hanya bisa terjadi atas kehendak dan izin Allah SWT.

Kita tidak perlu mengatakan bahwa kita ini mempunyai kebaikan, kelebihan, bahkan menjadi sebab keberhasilan. Lebih baik kita bekerja sebaik-baiknya sesuai posisi kita saat ini,dan biarkan orang lain dengan persepsinya.

Seperti kata kawan saya , bahwa "Langit tidak perlu menjelaskan bahwa ia tinggi" .

Jawablah keragu-raguan dengan kesungguhan dan karya. Belajarlah pada langit.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel mungkin sudah tidak up to date, karena perkembangan jaman. Lihat tanggal posting sebelum berkomentar. Komentar pada artikel yg usianya diatas satu tahun tidak kami tanggapi lagi. Terimakasih :)