Sabtu, 23 Oktober 2010

Jam Terbang

Berulangkali saya mengikuti training jurnalistik. Meskipun setiap training pasti ada pengalaman baru, namun  secara umum teori intinya tetap sama. Pada akhirnya saya mengambil kesimpulan, bahwa training itu hanyalah “katalisator” dalam istilah kimianya. Training hanyalah  pemicu awal, penting tapi bukan yang terpenting.

Setelah saya renungkan, yang paling penting tetaplah jam terbang. Berapa banyak kita berlatih, itu intinya. Kita tak akan pernah menjadi penulis hanya dengan mengikuti training jurnalistik, kita tak akan pernah menjadi blogger hanya dengan mengikuti pelatihan blogger, kita tak akan pernah menjadi wirausahawan jika hanya mengikuti training wirausaha. Dan kita tak akan pernah menjadi programmer hanya dengan ikut training pemrograman dalam waktu sehari dua hari.

Hanya itu pesan saya sore ini kawan J

1 komentar:

  1. Setuju sekali, Cak! Namun pendidikana aitumemang diperlukan untuak formalitas di jaman sekarang...

    BalasHapus

Artikel mungkin sudah tidak up to date, karena perkembangan jaman. Lihat tanggal posting sebelum berkomentar. Komentar pada artikel yg usianya diatas satu tahun tidak kami tanggapi lagi. Terimakasih :)