Sabtu, 12 November 2005

Kok Masih ada Orang Seperti Nabi

Kemarin Minggu 27 Oktober, sambil ngabuburit, saya menikmati acara TOLONG yang ditayangkan SCTV.


Ceritanya sederhana saja, seorang anak perempuan seusia 10 tahun-an tidak mempunyai baju untuk berlebaran. Dia hanya mempunyai uang lima ribu rupiah pemberian neneknya. Dia lantas berjalan dan meminta tolong pada setiap orang, agar uang dia yang lima ribu itu bisa dibelikan baju. Ah, mana bisa uang lima ribu untuk beli baju. Semua orang menolaknya.


Seorang ibu dengan menggandeng seorang anak kecilnya dan membawa barang dagangannya - sekeranjang sambal pecel - bertemu dengannya. Tanpa disangka, ternyata ibu ini mau membelikan baju untuknya. Padahal anaknya sendiri belum dia belikan baju, sedangkan suaminya sakit dan sudah setahun tidak bekerja.


Setelah ditanya mengapa dia mau menolong membelikan baju orang, padahal anaknya sendiri belum dibelikan baju lebaran. Katanya, “Saya hanya yakin jika saya menolong anak ini Allah akan memberi saya rezeki yang lebih besar”.


Mata saya berkaca-kaca, ibarat tinju rasanya saya sudah KO. Saya yang masih lebih berkecukupan tidak pernah melakukan sesuatu sehebat ibu itu. Mendahulukan orang lain atas dirinya yang sebenarnya juga membutuhkan. Ini adalah sebuah pengajian yang luar biasa. Dalam hati saya tertegun, kok masih ada orang seperti nabi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel mungkin sudah tidak up to date, karena perkembangan jaman. Lihat tanggal posting sebelum berkomentar. Komentar pada artikel yg usianya diatas satu tahun tidak kami tanggapi lagi. Terimakasih :)