Jumat, 03 September 2010

Akhirnya Beli Lisensi Windows

Setelah kemarin makukan instalasi Linux Sabily, akhirnya sekarang saya ganti lagi dengan Windows 7 berlisensi. Beli yang versi home saja karena saya tak membutuhkan fitur-fitur pada versi diatasnya.

Memang mungkin apa yang bisa dilakukan di Windows bisa di kerjakan di Linux, namun untuk kenyamanan kerja, saya lebih menyukai windows. Rencananya, saya akan mengisi windows baru itu dengan berbagai freeware.

Pertimbangan utama saya karena banyak freeware berkualitas di windows. Selain itu saya tak menyukai upgrade linux yang rumit dan dependensi yang memusingkan.

Coba bayangkan windows xp yang keluar berpuluh tahun lalu masih bisa digunakan dan kompatibel dengan berbagai software keluaran terbaru. Meskipun harus update patch, tapi update patch kan tinggal ngeklik. Sementara kalau anda pakai ubuntu versi 7, apakah masih bisa anda gunakan bekerja dengan maksimal saat ini ? Akhirnya jika ada yang versi baru pekerjaan kita adalah instal ulang atau upgrade yg sangat melelahkan.

Saya ingin fokus pada pekerjaan dan tak ingin disibukkan oleh tools karena gratisnya linux tak bisa menggantikan kemudahan dalam bekerja.

Maaf sebelumnya, ini hanyalah alasan pribadi saya, dilain sisi mungkin ada juga orang yang lebih nyaman menggunakan Linux.

9 komentar:

  1. Rony Syahputra N3 Sep 2010 17.58.00

    setuju cak Edy
    ngomong2 pake anti virus freeware nya pa ?

    tapi linux tetep asik buat ngoprek ^_^

    BalasHapus
  2. Menurut perasaanku xp sp3 atau win 7 lebih tahan terhadap virus. Kalau antivirusnya mungkin bisa pakai ClamAV.

    Saya setuju Linux cocok untuk aplikasi backend seperti server, router dsb.

    Sy sendiri terkadang juga masih ngoprek linux kok mas hahaha.

    BalasHapus
  3. pakai Win7 home basic ya cak ? emang kerasa bedanya dengan yg home premium (terutama tidak mendukung windows aero secara penuh)..

    bisa berkali-kali reinstall gak cak ?...apa cuman 1x aja..

    BalasHapus
  4. Saya juga masih menggunakan windows meskipun lebih banyak beraktifitas di linux. Bener kata cak edy, meskipun ada pekerjaan di windows yg bs dilakukan di linux, tp soal kenyamanan memang lbh nyaman di windows, apalagi jika pekerjaannya buru.

    Tapi tetep saya lbh seneng pake linux dalam urusan oprek dan mencari pengalaman untuk menambah ilmu IT.

    BalasHapus
  5. @setiawan : sy belum pernah install ulang cak, hanya menurut penjualnya kelihatannya bisa install berkali2 pada komputer yg sama.

    Sukurlah sy belum mencoba aero sehingga saya nggak ngiler dg versi professional hahaha.

    BalasHapus
  6. @deaky : mungkin karena linux mengutamakan security dan efektifitas (satu library dipake rame2) sedangkan windows mengutamakan usability makanya lebih mudah digunakan. Install gimp terbaru di windows terasa lebih gampang drpd di linux. Atau, menggunakan Open Office di windows kok kerasa lebih enak drpd di Linux ? Aneh, apa perasaan sy yg salah ?

    BalasHapus
  7. Yg sampean rasakan persis seperti yg saya rasakan :)

    BalasHapus
  8. apalagi kalo instalnya di komputer yg gak ada internetnya. lebih ribet lagi...

    BalasHapus
  9. biar gampang n menghindari dependensi, kudu punya repository, besarnya sekitar 25GB..

    BalasHapus

Artikel mungkin sudah tidak up to date, karena perkembangan jaman. Lihat tanggal posting sebelum berkomentar. Komentar pada artikel yg usianya diatas satu tahun tidak kami tanggapi lagi. Terimakasih :)