Sabtu, 25 Oktober 2008

Dialog Bapak dan Anak

Anak saya yang berusia 4 tahun itu adalah anak yang sangat menyukai mobil. Terutama mobil balap. Suka yang amat sangat. Mandi kalau nggak sama mobil-mobilan juga nggak mau. Tidur juga lebih suka ditemani mobil-mobilan daripada bapaknya :D. Latihan nulis juga harus ada kata mobilnya. Dan cita-citanya : menjadi pembalap. Ini adalah bakat alamiah, saya sendiri juga tidak pernah mengarahkannya mencintai mobil dengan amat sangat, bahkan saya setengah khawatir dengan kecintaannya pada mobil yang sedemikian berat.


Kapan hari terjadi dialog singkat dengan anak saya yang menata mobil-mobilannya berbaris memanjang, menjelang saya berangkat kerja.


Tiap hari mainan mobil-mobilan terus, apa nggak bosan ?
Nggak, kalau bapak ?, dia tanya balik ke aku.
Kalau bapak bosan, jawabku.
Kalau mainan Laptop apa bapak juga bosan ?


Pertanyaan yang singkat, sporadis dan tanpa dibuat-buat. Saya nggak bisa menjawab, hanya tersenyum kecil. Skak Match !!

1 komentar:

  1. langsung dari hati.tanpa embel 2 dan pamrih.

    BalasHapus

Artikel mungkin sudah tidak up to date, karena perkembangan jaman. Lihat tanggal posting sebelum berkomentar. Komentar pada artikel yg usianya diatas satu tahun tidak kami tanggapi lagi. Terimakasih :)